10 Langkah Untuk Memulai Belajar Coding Bagi Pemula


Coding, adalah kata lain dari pemrograman komputer. 

Coding adalah cara agar kita bisa berkomunikasi dengan komputer. Coding berarti menyusun suatu kode, kode pemograman komputer. 

Kode pada dasarnya, merupakan informasi yang memberitahu kepada komputer tindakan apa yang harus diambil, seperti membuat instruksi perintah, namun definisi ini mulai kurang tepat ditambah dengan berkembangnya ilmu teknologi.

Dengan mempelajari bagaimana untuk coding, kamu bisa menerima berbagai macam manfaat. Manfaat belajar coding diantaranya:

  • Melatih kemampuan otak untuk berkreasi, memecahkan masalah dan berinovasi
  • Kamu bisa mewujudkan aplikasi atau alat yang mungkin bisa berguna bagi orang banyak
  • Sangat dibutuhkan saat ini di era digitalisasi, sehingga bisa jadi karir yang serius

Entah kamu masih berusia muda atau sudah memasuki lanjut usia, saya sangat yakin bahwa kamu pasti bisa mempelajari coding secara otodidak atau bahkan dengan bantuan guru. Coding bisa diajarkan untuk anak-anak hingga orang dewasa.

Belajar coding juga bisa gratis, ada banyak sekali tutorial gratis, course gratis, website yang membahas coding secara gratis hingga beberapa project open-source yang bisa kamu dapat ilmunya dengan gratis.

Tapi, ada beberapa juga yang membutuhkan biaya.

Oke, jika kamu sudah yakin mau belajar coding mari kita ikuti langkah-langkah untuk memulai belajar coding dibawah ini:

1. Persiapkan Alat Untuk belajar Coding

10 Langkah Untuk Memulai Belajar Coding Bagi Pemula


Yap, mungkin kamu sudah tahu bahwa belajar coding itu pasti membutuhkan dua hal penting.

Komputer/laptop dan koneksi internet.

Saat ini jika kamu membaca artikel ini dikomputer, maka kamu sudah punya 2 bahan untuk belajar coding.

Apakah belajar coding harus menggunakan laptop mahal berspesifikasi tinggi?

Kalau kamu berencana untuk menjadikan coding sebagai karir kamu, atau mau membuat proyek besar kedepannya maka kamu harus membeli laptop/komputer berspesifikasi tinggi.

Tapi hal ini tidak wajib ya, laptop yang mid-end saja sudah cukup kok, apalagi kalau masih dalam tahap belajar.

Ketika kamu memulai belajar coding, pasti kamu akan belajar hal-hal dasar terlebih dahulu dan projek-projek yang sederhana sehingga tidak terlalu membutuhkan kemampuan komputasi yang tinggi.

Namun, seiring waktu kamu akan mempelajari ilmu pemograman yang lebih kompleks dan projek yang semakin sulit, sehingga membutuhkan komputer yang lebih mahal.

Saran saya, mulai saja dulu dengan apa yang ada, ketika proses belajarmu atau project coding mu sudah mulau laggy dan tidak bisa lagi menggunakan komputer saat ini, maka inilah saatnya untuk mempertimbangkan buat beli komputer baru.

2. Pikirkan Tujuan Kamu Belajar Coding

10 Langkah Untuk Memulai Belajar Coding Bagi Pemula


Kamu pasti punya tujuan, atau sesuatu di balik pikiranmu yang membuatmu mencari dan membaca artikel ini.

Entah karena memang kamu masuk kuliah jurusan komputer, ingin membuat aplikasi, ingin membangun website sendiri atau hanya ingin belajar saja. Kamu harus jujur dan menyatakan tujuan kamu belajar coding.

Hal ini penting karena tujuan codingmu akan mendikte apa yang akan kamu pelajari kedepannya.

Misalkan untuk kamu yang mau membuat sistem operasi sendiri seperti windows atau membuat aplikasi penyaing photoshop maka kamu disarankan untuk mempelajari bahasa pemograman C++. Kamu juga perlu mempelajari data structure, algorithms dan memory allocation.

Sedangkan kalau kamu mau mempelajari coding sebagai hobi, hanya ingin membuat project kecil dan mungkin website, bahasa pemograman yang lebih cocok adalah Python dan belajar juga html serta css.

Oleh karena itu, pikirkan baik-baik tujuanmu, dan belajarlah coding berdasarkan tujuanmu tersebut.

3. Beberapa Saran Sebelum Mulai Belajar Coding

Oke, kamu sudah memikirkan tujuanmu dan sudah siap untuk mulai belajar pemograman komputer.

Tapi, sebelum itu ada beberapa saran yang ingin saya  sampaikan mengenai belajar coding, apalagi buat yang mau mendalaminya.

1). Belajar Coding itu Kumulatif

Kumulatif arti kasarnya bertambah.

Maksud saya adalah, ketika kamu belajar coding maka kamu akan mempelajari 1 hal, lalu lanjut ke hal lainya, begitu terus sehingga pengetahuanmu terus bertambah.

Jadi, walaupun kamu mungkin akan berada pada zona dimana kamu merasa tidak ada perubahan pada kemampuan kamu dalam pemograman, saya rasa kamu hanya tidak menyadarinya.

Dan jika kamu memperoleh permasalahan yang belum bisa kamu perbaiki sendiri, ya mungkin semua ilmu yang kamu kumulasikan belum memadai, dan solusinya hanya dengan mengkumulatifkan ilmu-ilmu yang lain.

Alasan saya memberikan saran ini adalah terkadang beberapa orang melakukan coding dan merasa bahwa hal ini sulit, merasa menyerah, padahal memang projek yang mereka sedang selesaikan mengandung berbagai permasalahan yang harus diatasi dengan banyak ilmu dan pengalaman juga, dan orang lain juga pasti pernah berada pada fase ini.

Ketika kamu merasa suntuk, ingatlah bahwa belajar coding itu kumulatif dan kamu hanya perlu tambah belajar lagi.

2). Kamu Pasti Bisa

Banyak sekali orang yang baru belajar coding, kemudian dipertemukan dengan materi yang susah sehingga tidak masuk-masuk ke dalam otaknya... kemudian dia berpikir bahwa dia bodoh, dan tidak cocok menjadi programmer.

Hal ini sangat buruk, jika kamu kesulitan untuk menyelesaikan suatu projek atau debugging, maka pahamilah bahwa ribuan orang lain juga kesulitan untuk melakukan hal tersebut.

Jangan kamu melihat bagaimana stabilnya Facebook, bagaimana akurat dan cepatnya Google, kemudian kamu membandingkan dengan projekmu yang tidak jadi-jadi dan banyak error.

Beda kelas.

Dan kalaupun kamu membandingkan projek codingmu dengan yang selevel dengamu, pasti akan ada yang lebih lama membuatnya, lebih banyak error, atau lebih jelek.

Kesalahan terbesar pemula adalah tidak yakin dengan dirinya sendiri, mereka mempelajari suatu materi pemograman, kemudian mereka tidak paham-paham maka mereka berpikir bahwa mereka bodoh dan tidak cocok untuk jadi programmer, padahal para programmer yang lain juga menghabiskan banyak watktu untuk mempelajari materi tersebut.

Jadi, jangan berhenti di tengah jalan.

Kesalahan yang lain adalah skip materi tersebut. Hal ini sangat tidak dianjurkan karena belajar coding seperti membangun rumah, kamu perlu fondasi yang kuat agar rumah mu kokoh.

Banyak programmer professional yang kadang masih harus kembali ke materi dasar karena tidak mempelajarinya dengan baik ketika dulu.

Jika Kamu tidak paham dengan materi yang ada di buku pembelajaran coding, coba buka di google dan baca artikel, coba buka di youtube, coba tanya ke temanmu atau ke gurumu.

Ketika belajar materi coding terbaru, ada beberapa pertanyaan yang harus kamu tanyakan ke dirimu sendiri:

  • “Apakah aku benar-benar paham dengan materi ini?”
  • “Apakah aku mempelajari istilah baru? Jika iya apa bisa aku mendefinisikan sendiri istilah tersebut?”
  • “Apakah ada skill baru yang aku pelajari?Apakah aku paham bagaimana mengaplikasikan skill ini? Bisakah aku mendemonstrasikan pemahamanku atas skill ini dengan menyelesaikan suatu problem?”
  • “Apakah aku akan mengingat materi ini pada besok hari? Lusa? Jika tidak, bagaimana agar aku tidak melupakannya?”
Silahkan tanyakan pertanyaan diatas ketika kamu selesai mempelajari materi baru, jika belum terjawab silahkan dalami lagi materi tersebut.

3). Terkadang Menghafal Itu Perlu

Ketika berpikir belajar coding, kamu mungkin tidak memikirkan bahwa kamu akan menghafal ketika belajar coding.

Tapi percayalah, berlatih bahasa pemograman menggunakan immersion dan langsung mencobanya, menjawab soal dan membuat projek memang sangat berguna. Tapi, jika kamu memang mau menjadi expert, bisa menjelaskan setiap satu line dari kodemu maka kamu juga harus banyak menghafal.

Terkadang, seorang programmer menyusun suatu kode yang dia sendiri tidak paham. Apakah berhasil? berhasil! tapi dia sendiri tidak tahu mengapa berhasil.

Hal ini akan repot jika kamu mulai menjalankan pekerjaan berkelanjutan sebagai programmer/developer di perusahaan karena kamu harus paham dan bisa menjelaskan kodemu ke atasanmu, dan untuk mengatasi permasalahan dikemudian hari.

Saran saya, silahkan bongkar suatu projek coding mu dan pisahkan mana yang penting-penting lalu pelajari dengan baik bagian-bagian tersebut dengan teknik menghafal.


4. Belajar Dasar-Dasar Pemograman

10 Langkah Untuk Memulai Belajar Coding Bagi Pemula


Sebelum kamu lompat ke belajar bahasa pemograman, kamu harus tau dulu beberapa dasar pemograman yang dipakai sebagai prinsip dasar bahasa pemograman apapun itu.

Hal ini penting, karena kedepan kamu akan fokus ke satu atau dua bahasa pemograman saja dan tidak akan lagi fokus secara umum. Jadi, sebelum itu ayo belajar beberapa dasarnya dulu.

A. Istilah-istilah dalam Programming

Ada beberapa istilah dalam coding, yang harus kamu tahu, kebanyakan pelatihan atau buku yang ada diluar sana menganggap muridnya sudah mengerti dengan istilah-istilah ini dan selalu menggunakanya.  

Padahal yang baca belum mengerti artinya.

Saya juga yakin kamu pasti tau apa itu CPU kan? jika belum dan mungkin sudah agak lupa, lebih baik kamu baca lagi beberapa istilah dan penjelasanya dibawah ini:
  • Ilmu Komputer adalah studi tentang penggunaan komputer untuk memecahkan masalah.
  • Komputer adalah mesin yang melakukan perhitungan berdasarkan instruksi.
  • Perangkat keras (hardware) terdiri dari komponen fisik komputer kamu. Jika kamu bisa menendangnya, meninjunya, atau melemparnya, itu adalah perangkat kerasnya.
  • Perangkat lunak (software), bukanlah komponen fisik. Perangkat lunak terdiri dari sekumpulan instruksi untuk perangkat keras. Instruksi ini biasanya disimpan dalam file di komputer kamu. Instruksi tidak dalam bahasa Inggris atau bahasa lisan lainnya, mereka berada dalam jenis bahasa khusus, yang disebut bahasa pemrograman.
  • Kode adalah sinonim untuk "petunjuk" dalam file. Kode juga identik dengan perangkat lunak. "Kode" hanyalah sekumpulan kata dan simbol tanda baca dalam program komputer, yang ditulis dalam bahasa pemrograman.
  • Ada 6 komponen utama yang membentuk perangkat keras komputer: Central Processing Unit (CPU), Memori Utama, Penyimpanan Sekunder, Perangkat Input/Output (Perangkat I/O) Bus dan Jaringan
  • CPU sering disebut sebagai “otak” dari komputer. CPU bertanggung jawab untuk mengeksekusi instruksi, seperti kode dalam suatu program.
  • Memori Utama, juga disebut sebagai "Random access memory" (RAM), digunakan untuk menyimpan: 1) kode dari program Kamu dan 2) data tempat kode beroperasi saat program sedang aktif berjalan. Saat kamu membuka aplikasi seperti Microsoft Word di komputer kamu, kode untuk menjalankan Microsoft Word dimuat ke memori utama
  • Penyimpanan Sekunder menyimpan program dan data kamu saat tidak digunakan secara aktif
  • Perangkat I/O memungkinkan orang untuk berinteraksi dengan komputer. Perangkat I/O memungkinkan orang untuk memasukkan data ke dalam komputer (keyboard, mouse, mikrofon) atau mengeluarkan data ke pengguna (monitor, printer, speaker).
  • Bus adalah sekelompok kabel yang menghubungkan komponen perangkat keras yang berbeda. Kabel ini memungkinkan data untuk dilewatkan di antara komponen perangkat keras yang berbeda. Misalnya, ketika kamu menjalankan program di komputer kamu, bus mengirimkan data (termasuk kode program yang sebenarnya) yang disimpan di Penyimpanan Sekunder ke Memori Utama.
  • Jaringan memungkinkan komputerkamu terhubung ke komputer lain di seluruh dunia. Jaringan memungkinkan kamu mengirim dan menerima data dari komputer lain, seperti email ke atau dari teman.

Ada juga beberapa istilah yang dipakai dalam dunia pemograman, diantaranya:
  • Sebuah kode adalah instruksi untuk komputer = software = program = aplikasi
  • Coding/koding adalah tindakan untuk orang yang sedang menulis kode pemograman = programming = software development = software engineering
  • Programmer adalah orang yang menulis kode komputer = coder/koder = software developer = game/website/application developer

Kemudian kamu juga harus memahami istilah-istilah soal bahasa pemograman, lebih tepatnya mengenai Machine Language dan Programming Language

Bahasa Mesin vs. Bahasa Pemrograman

Komputer dan manusia mewakili dan memahami informasi dalam format yang berbeda.

Setiap kali kamu menyimpan data (seperti dokumen Word) ke komputer kamu, komputer menyimpan semua karakter yang kamu ketikkan dalam format khusus, yang disebut biner, juga dikenal sebagai bahasa mesin.

Biner adalah bahasa yang terdiri dari kombinasi 0s dan 1s. 

Setiap karakter pada keyboard kamu memiliki representasi biner unik yang membedakan karakter tersebut dari karakter lainnya.

Karakter dapat berupa huruf, angka numerik, tanda baca, simbol, spasi, baris berikutnya, tab, dll. 

Setiap karakter memiliki kode numerik unik yang membedakannya dari karakter lainnya. Kamu dapat mengetahui kode numerik (kode ASCII) untuk setiap karakter dengan mencarinya di tabel ASCII disini:

Coba kamu perhatikan di link diatas, Huruf 'A' dibedakan dari 'a'.
'A' memiliki kode numerik: 65
'a' memiliki kode numerik: 97

Ini berarti, kapan pun karakter 'a' muncul di dokumen kamu, komputermu menyimpan datanya dalam biner yang setara dengan nilai 97.

97 adalah format yang dapat dibaca manusia, yang disebut format “Desimal”.

“Desimal” adalah nama format untuk nilai numerik yang direpresentasikan dalam basis-10, artinya angka 0–9 digunakan untuk membentuk nilai.

Format “biner” menyiratkan bahwa nilai numerik diwakili dalam basis-2, yang berarti bahwa angka 0 dan 1 digunakan untuk membentuk nilai. 

Mungkin kamu kurang paham, tetapi kamu dapat mengonversi angka desimal ke biner (dan biner ke desimal) menggunakan rumus matematika. 

Kamu mungkin tidak perlu melakukan ini untuk coding mu nanti, ini hanya untuk informasi saja buatmu. Jika kamu ingin mendapatkan representasi biner dari angka desimal, kamu dapat menggunakan kalkulator dibawah ini:

Saat kamu menyimpan dokumen Word dan menutup aplikasi Word, komputer kamu sebenarnya menyimpan dokumen kamu dalam kombinasi 0 dan 1. 

Orang-orang merancang komputer agar dapat digunakan secara efisien oleh manusia. Karena bahasa biner bukanlah sarana komunikasi yang efisien bagi manusia, tidak masuk akal bagi manusia untuk melihat dokumen Word mereka dalam format biner. 

Karena itu, ketika kamu membuka kembali dokumen kamu nanti, dokumenmu akan diterjemahkan dari format biner dan kembali ke bahasa yang kamu gunakan.

Biner ("bahasa mesin") disebut sebagai "bahasa tingkat rendah/low-level language", dianggap "tingkat rendah" karena biner adalah bahasa yang dimengerti mesin.

Pemrogram mengetik program mereka dalam bahasa pemrograman.

Bahasa pemrograman disebut sebagai "bahasa tingkat tinggi" karena merupakan bahasa yang dapat dibaca dan dipahami manusia.

Sama seperti bahasa Inggris, bahasa pemrograman juga memiliki seperangkat aturan, atau sintaks nya sendiri. Bahasa pemograman juga berisi satu set kata-kata yang didefinisikan yang disebut kata kunci Keywords (atau "reserved words") yang memiliki arti khusus ketika digunakan dalam suatu program.

B. Paradigma dalam Pemograman

Di dunia ini ada banyak sekali bahasa yang digunakan manusia untuk saling berkomunikasi, hal ini juga sama dalam pemograman, ada banyak bahasa yang digunakan para programmer untuk membuat program.

Seorang programmer yang bisa beberapa bahasa pemrograman akan memilih bahasa pemograman yang paling cocok untuk suatu keadaan atau suatu program tertentu.

Misalnya, ada bahasa pemrograman yang lebih cocok untuk web development (membuat website) dan ada juga yang lebih cocok untuk mobile development (membuat aplikasi smartphone).

Selain spesifik seperti jenis pengembangan, bahasa pemrograman diklasifikasikan ke dalam paradigma pemrograman yang berbeda.

Berikut adalah definisi sederhana untuk kata "paradigma."

Paradigma adalah cara berpikir atau cara melakukan sesuatu. Paradigma adalah pola pikir.

Paradigma pemrograman adalah cara mengklasifikasikan bahasa pemrograman berdasarkan gaya atau metodologi pemrograman.

Berikut adalah beberapa jenis paradigma pemrograman yang umum:
  • Paradigma pemrograman fungsional (functional programming paradigm)
  • Paradigma pemrograman prosedural (procedural programming paradigm)
  • Paradigma pemrograman imperatif (imperative programming paradigm)
  • Paradigma pemrograman berorientasi objek (object-oriented programming paradigm)
Sebagai contoh, Java dan C adalah contoh bahasa pemrograman. 

Bahasa pemrograman Java adalah contoh bahasa pemrograman berorientasi objek. Bahasa pemrograman C adalah contoh bahasa pemrograman prosedural.

Untuk saat ini, kamu tidak perlu tahu apa artinya bahasa pemrograman diklasifikasikan sebagai berorientasi objek atau prosedural. 

Namun, hal ini membantu untuk memahami bahwa ada klasifikasi yang berbeda untuk berbagai bahasa pemrograman.


C. Menulis, Menyimpan, Mengkompilasi, dan Menjalankan Kode (writing, saving, compiling dan running)

Langkah awal dalam pemograman adalah menulis kode. 

Seorang programmer akan menulis kode untuk membuat suatu program, program adalah sebuah aplikasi/software yang melakukan sesuatu atau mencapai suatu tujuan yang dirancang oleh sang programmer, program akan berjalan ketika diluncurkan/running

Kamu sebagai programmer memiliki tugas untuk menulis kode yang dapat melakukan sesuatu atau mencapai tujuan tertentu.

Saat kamu menulis artikel atau makalah, kamu menggunakan aplikasi komputer seperti Word. 

Kamu cukup membuka word, pilih dokumen baru/lama, mengetik beberapa kalimat, dan menyimpan dokumen tersebut dalam format file yang kamu mau, biasanya .docx atau .pdf.

Menulis kode juga mirip seperti itu.

Kamu bisa menulis kode menggunakan editor teks atau Integrated Development Environment (IDE). IDE adalah aplikasi komputer yang lengkap berisi semua alat untuk membuat suatu program, didalamnya tersedia editor teks, compiler, runtime environtment, dan debugger.

Debugger adalah alat yang digunakan para programmer untuk menemukan error dalam kode mereka, yang biasanya lebih dikenal dengan bug. 

Misalnya, bug dapat mencegah program untuk dikompilasi, mencegah program dijalankan (berjalan), atau dapat menyebabkan program menghasilkan hasil yang salah. 

Mempelajari cara men-debug program adalah keterampilan yang akan kamu kembangkan selama kehidupan profesional kamu sebagai seorang programmer.

Setelah kamu menulis kodemu, kamu harus menyimpan kode tersebut kedalam sebuah file, yang disebut file sumber atau source file

Source file hanyalah file yang berisi kode sumber, yang merupakan kode program kamu Menyimpan kode Anda dalam Source file  memerlukan penamaan file dengan root name dan ekstensi. 

Root name adalah nama unik yang kamu pilih untuk nama filemu, yang terdiri dari karakter yang muncul di sebelah kiri titik (.) dari nama file, dan ekstensi adalah apa yang muncul di sebelah kanan titik. 

Kamu memberikan Source file ekstensi yang diharapkan sesuai dengan bahasa pemrograman kodemu. 

Misalnya, ekstensi .java digunakan untuk Source file  yang ditulis dalam Java, sedangkan ekstensi .c digunakan untuk Source file  yang ditulis dalam C.

Misalkan kamu telah menulis sebuah program dalam bahasa pemrograman C dan menyimpan program kamu sebagai programku.c. 

Selanjutnya, Kamu mau menjalankan kodemu untuk melihat apakah programu melakukan apa yang kamu inginkan.

Sebelum kamu dapat menjalankan (execute) kodemu, file sumbermu perlu diterjemahkan dari C (bahasa tingkat tinggi) ke file biner (bahasa tingkat rendah) yang dapat dieksekusi. 

File yang dapat dieksekusi (atau, "executable") adalah file yang berisi terjemahan biner dari kodemu dan ketika dijalankan akan mengeksekusi ("execute") programmu. Proses penerjemahan ini disebut Kompilasi.

Compiling adalah proses menerjemahkan kode sumber dalam file sumber dari bahasa tingkat yang lebih tinggi ke bahasa tingkat yang lebih rendah, dan kemudian membuat dan menyimpan kode yang diterjemahkan dalam file yang dapat dieksekusi.

Compiler adalah program komputer yang digunakan untuk mengkompilasi kode kamu. 

Kompiler adalah alat umum yang disertakan dalam IDE. Saat menggunakan IDE, IDE dapat menangani program kompiler untuk kamu saat kamu menjalankan kode. Saat kamu tidak menggunakan IDE, Kamu perlu meluncurkan kompiler dan menentukan file sumber yang ingin dikompilasi.

Jika program kamu tidak mengandung bug dalam kode, itu akan menghasilkan program yang executable, dan proses kompilasi berhasil diselesaikan. 

Namun, jika program Kamu berisi satu atau lebih bug, hal itu dapat menyebabkan kesalahan, mencegah kompiler menghasilkan file yang dapat dieksekusi. 

Jika kompiler menghasilkan kesalahan, Kamu harus menelusuri kembali kode kamu untuk men-debugnya dan memperbaiki kesalahannya.

Setelah Kamu berhasil mengkompilasi programmu, kamu dapat menjalankan ("launch" atau "execute") yang dapat dieksekusi, dan komputer kamu akan menjalankan instruksi program yang kamu tulis.

D. Logika Proposisional (Propositional Logic)

Logika proposional bisa dibilang dasar yang menjadi pendiri bahasa pemograman komputer, dan sangat berguna saat ini dalam hal machine learning, AI, data structure, dan lain-lain.

Logika proposisional adalah cabang dari ilmu logika, disebut juga kalkulus proposisional, logika pernyataan, kalkulus sentensial, logika sentensial, atau terkadang logika orde nol. 

Hal ini berkaitan dengan proposisi dan hubungan antara proposisi, termasuk konstruksi argumen.

Mempelajari hal ini (dan beberapa ilmu matematika lainnya) sangat bermanfat dalam meningkatkan pemahamanmu dalam dunia coding.

Saya menyarankan kamu untuk menonton full sampai habis video soal logika proposional oleh Kevin DeLaplante di Youtube.


5. Pilih Bahasa Pemograman Yang Cocok Untukmu

10 Langkah Untuk Memulai Belajar Coding Bagi Pemula


Setiap bahasa pemograman yang berbeda, memiliki karakteristik dan cocok untuk fungsi yang berbeda-beda pula.

Belajar html dan css itu mudah, tetapi hal ini  biasanya cuma dipakai untuk membuat website.

Sedangkan jika kamu mau membuat sistem pembayaran hingga database, maka kamu perlu mempelajari javascript dan atau php/sql/python.

Saya harap kamu sudah memikirkan tujuan awalmu dalam coding, apakah web development atau mungkin membuat aplikasi hingga game, sehingga kamu sudah memiliki gambaran umum.

Berikut adalah beberapa tujuan seseorang untuk belajar coding dan bahasa pemograman yang cocok:

  • Front-end web development (user interface dan interaksi): Javascript, HTML dan CSS 
  • Back-end web development (layanan yang digunakan oleh aplikasi web dan aplikasi seluler): Ruby, Python, Javascript, or PHP 
  • Mobile development: Swift (iOS) atau Java (Android) 
  • Windows development: C# 
  • macOS development: Swift atau Objective-C 
  • Operating system, file system, embedded system dan sejenisnya: C/C++ 
  • Game development: (C++, Unity, dan C#) 
  • Data Science: R
Tidak semerta-merta satu project hanya menggunakan 1 bahasa pemograman saja, ada juga suatu project yang melibatkan kombinasi bahasa pemograman.

Jika kamu berencana untuk belajar coding agar bisa masuk dalam suatu perusahaan atau lowongan kerja tertentu, kamu bisa mencoba mencari tahu kemampuan coding dalam bahasa apa yang mereka inginkan, lalu mempelajari bahasa pemograman tersebut.

Jika kamu masih juga belum memiliki tujuan awal yang pasti, kamu bisa memulai dengan bahasa pemograman yang hampir bisa digunakan untuk apa saja dan lebih umum, seperti Python dan Javascript.

Masih bingung? mulai aja dulu, silahkan pilih saja bebas salah satu yang penting sudah memulai.

6. Mulai Belajar

10 Langkah Untuk Memulai Belajar Coding Bagi Pemula


Selanjutnya ada beberapa tempat yang saya sarankan untuk memulai belajar, tapi beberapa jenis belajar coding akan dibahas lebih lanjut dibawah.

Front-end web development: silahkan belajar mengenai pengembangan front-end terbaik di Free Code Camp

Back-end web development: kamu perlu belajar Ruby (untuk Rails), Python (untuk Django), dan Javascript (untuk Node).

Mobile development: untuk yang suka programming dengan targetnya bisa bikin program hp, silahkan belajar Swift di Lynda’s Swift Essentials atau course swift dari Flatiron school, bisa juga Swift Programming book atau belajar Java di Head First Java dan MOOC dari Universitas Helsinki.

Windows development: Bisa belajar C# di Head First C# atau kursus di C# Pluralsight

macOS development: untuk yang ingin jadi developer di macOS silahkan belajar di Cocoa programming for OS X, atau belajar Swift lihat link sebelumnya.

Operating systems, filesystems, embedded systems, dan lain-lain: buku C++ How to Program atau C++ Tutorial for Complete Beginners

Game development: Lihat link sebelumnya soal C++ juga C#, kemudian belajar Unity

Data Science: Untuk data sains silahkan belajar R di R Swirl atau Coursera's R course
*silahkan klik link diatas untuk memulai belajar coding, mohon hubungi kami jika ada link yang rusak atau kursus yang sudah tutup, terima kasih

Itulah beberapa tempat yang saya sarankan untuk mulai belajar, ada yang kursus online, ada yang buku, ada yang gratis dan ada yang berbayar. 

Semua jenis dan cara belajar coding diatas akan saya bahas lebih lengkap dibawah, ditambah kelebihan dan kekurangan masing-masing serta contoh-contohnya.

7. Coba Kursus Online

10 Langkah Untuk Memulai Belajar Coding Bagi Pemula


Kursus online sangat cocok untuk kamu yang tidak terlalu mau untuk belajar sendiri, harus punya guru/pengajar, dan kurang suka membaca buku.

Dengan berkembangnya terus dunia komputer sains maka kursus belajar pemograman terus tumbuh disana-sini dan menjadi susah untuk mencari mana kursus online yang worth it dari segi waktu dan mungkin uang kita.

Kursus online biasanya juga diiringi dengan project dan latihan yang terstruktur yang bisa dengan cepat meningkatkan skill coding kamu.

The Odin Project - Gratis

The Odin Project adalah salah satu tempat kursus coding berbahasa inggris yang gratis.

The Odin Project memiliki beberapa kursus fullstack dan didukung oleh komunitas open-source yang sangat aktif. Pembelajaran disini diupdate hampir setiap hari sehingga kamu tidak perlu takut soal ketinggalan pembelajaran atau kekurangan materi.

Saat ini, The Odin Project lebih berfokus pada web development.

Kamu bisa mempelajari HTML + CSS, Javascript, Ruby, NodeJS dan lain sebagainya.

Saya sangat menyarankan kamu untuk mencobanya. 

Udacity - Berbayar

Berbeda dengan The Odin Project, Udacity ini berbayar. 

Namun, udacity bisa dibilang lebih baik karena memang udacity ditargetkan untuk kamu yang mau belajar coding seperti pendidikan formal, dan menjadi professional.

Udacity sendiri memiliki banyak sekali program pembelajaran mulai dari artificial intelligence, autonomous system, cybersecurity dan memiliki kursus untuk hampir semua bahasa pemograman. 

Kursus di Udacity memerlukan waktu hari, minggu, bahkan bulanan baru kamu bisa selesai. Hal ini menunjukkan padatnya materi, project dan pelatihan yang ada di Udacity.

Udemy - Berbayar

Udemy sebenarnya bukan layanan kursus untuk programming saja.

Kamu bisa belajar apa saja disini, dari memasak hingga fotografi. Hal ini karena udemy adalah platform kursus yang dimana mereka tidak menyusun kurikulum kursus melainkan ada orang lain yang daftar sebagai pengajar dan menyusun kursus mereka sendiri.

Jadi, ada banyak sekali kursus bahasa pemograman disini.

Kamu harus cerdas mencari mana kursus yang baik dan cocok untukmu, baca dulu review yang dituliskan orang-orang sebelum membeli kursus yang ada di udemy.

Kursus di udemy sebagian ditulis oleh seorang ahli dan professional, banyak para mahasiswa komputer sains luar negeri yang bahkan mengambil kursus di udemy untuk menunjang perkuliahan mereka.

Beberapa kursus di udemy juga menyediakan sertifikat.

Skill Academy - Berbayar

Skill Academy bisa dibilang udemy nya Indonesia.

Disini kamu bisa menemukan berbagai kursus dari berbagai orang. Skill Academy berbahasa Indonesia jadi lebih cocok buat kamu yang nggak bisa bahasa Inggris.

Beberapa kursus yang ada juga disediakan dengan harga yang terjangkau, tapi mengenai kedalaman materi memang belum terlalu dalam, untuk pemula saya rasa cukup.


Garis besarnya, ada banyak sekali kursus online diluar sana, saran saya kamu cukup buka google saja dan ketik "kursus online programming/coding" lalu pilih yang paling atas dan coba pertimbangkan sendiri harga dan isi materinya, baca juga review-review orang di internet. 

Kalau kamu kurang suka, bisa coba yang kedua muncul di pencarian google.

Kamu juga bisa menambahkan kata "gratis" jika kamu mau mencari yang gratis.

Kalau kamu mau belajar coding dengan bahasa inggris tinggal ganti saja pencarian google dengan "programming online course" dan tambahkan "free" kalau mau gratis.

8. Beli Buku Coding

10 Langkah Untuk Memulai Belajar Coding Bagi Pemula


Buku mengajarkan intro kedalam dunia programming dengan lebih komprehensif daripada kursus online.

Carilah buku latihan pemograman yang tidak hanya kamu baca saja seperti novel, tapi carilah yang dimana kamu bisa mengikuti apa yang diajarkan dan dibuat di dalam buku tersebut.

Buku juga biasanya mengandung saran dan nasihat dari seorang programmer professional pada suatu bidang, jika kamu memiliki mimpi besar ingin membuat sistem operasi maka ketika kamu membaca buku yang ditulis oleh seorang pembuat sistem operasi pasti didalamnya berisi informasi yang lebih terfokus dan saran yang lebih kena.

Kamu bisa pergi ke toko buku terdekat, atau mencari ebook yang dijual online.

Saya menyarankan Code Complete: A Practical Handbook of Software Construction (2nd Edition), Buku Pegangan Praktis Konstruksi Perangkat Lunak (Edisi Kedua) dianggap sebagai panduan definitif untuk praktik terbaik, dengan saran yang didukung data tentang segala hal mulai dari desain proyek hingga kode debugging.

Rekomendasi saya selanjutnya adalah Clean Code: A Handbook of Agile Software Craftsmanship oleh Robert Martin. Martin percaya bahwa kode harus ditulis secara efisien untuk pengujian dan skalabilitas yang mudah, menjadikannya harus dibaca oleh banyak tim pengembang modern.


9. Ikuti Coding Bootcamp

Mungkin kamu bingung apa perbedaan kursus online dengan bootcamp.

Yaa karena memang saat ini semakin banyak bootcamp online dan semakin jarang bootcamp offline membuat sebagian orang bingung mengenai perbedaanya dengan kursus online.

Sebenarnya, bootcamp itu kamu akan mengikuti program pelatihan yang panjang, memakan waktu hari, minggu, hingga bulanan. Kemudian kamu akan pergi ke suatu tempat tertentu dimana kamu diajari langsung, diberikan permasalahan, diuji, diberikan project untuk dikembangkan, lalu diakhir akan ada ujian final.

Jadi semacam pesantren kilat tapi untuk coding. 😂

Menurut saya pribadi kamu lebih baik mempelajari dasar-dasar sendiri dan mencoba untuk mengikuti kursus online sedikit-sedikit baru daftar ke bootcamp pemograman.

Karena biasanya mereka hanya akan mengajarkan sedikit saja mengenai dasar-dasar coding dan akan langsung terjun ke penggunaan coding dalam dunia kerja dengan project-project besar.

Tapi hal ini membuat kamu akan sangat dilirik oleh perusahaan-perusahaan yang membutuhkan seorang programmer, bahkan beberapa bootcamp membantu kamu untuk mencari pekerjaan.

Terlihat sangat menarik namun kekurangan terbesar dari bootcamp training untuk pemograman adalah biaya dan waktu, kamu bisa menghabiskan waktu yang cukup lama berada dalam bootcamp dan biasanya menelan biaya belasan hingga puluhan juta rupiah.

Jika kamu tertarik untuk mengikuti coding bootcamp, saya menyarankan Flatiron School dan Grace Hopper. Untuk di Indonesia saya menyarankan Purwadhika.

10. Tonton Video-video Tentang Coding



Kita hidup di masa dimana informasi tersedia sangat banyak.

Begitu juga dengan dunia coding.

Kamu bisa menonton mantan pegawai Google menjelaskan soal tips untuk interview dan test coding dalam penerimaan pekerjaan, kamu bisa melihat youtuber handal melakukan livestream sambil coding marathon berjam-jam, hingga seorang programmer puluhan tahun yang memperlihatkan bagaimana menyelesaikan masalah programming yang spesifik.

Untuk itu saya sangat menyarankan kamu untuk menonton video-video soal coding yang tersedia gratis di youtube, menonton vlog seseorang menuju hackathon, mensubscribe beberapa channel yang membahas soal coding, dan lain-lain.

Saya juga sangat menyarankan kamu aktif di grup dan forum programming yang ada.

Beberapa channel yang saya rekomendasikan:
Hal ini bisa meningkatkan ilmu dan juga menjaga level motivasimu untuk belajar coding tetap tinggi.

Beberapa Tambahan

Sebenarnnya 10 cara diatas menurut saya sudah bisa membuatmu menjadi seorang programmer pemula dan bisa melakukan project-project kecil tanpa masalah,tapi ada beberapa tambahan dibawah ini yang mungkin bisa sedikit membantumu.

1.) Belajar Berpikir Seperti Komputer

Selain belajar membuat suatu program, belajarlah juga soal menyelesaikan masalah seperti sebuah komputer. 

Pelajari bagaimana pola pikir komputer.

Belajar beberapa materi seperti pattern recognition, algoritma dan abstractions. Memahami hal-hal seperti ini bisa mempermudah kamu mempelajari bahasa pemograman.

Kamu bisa belajar computational thinking di CS50.

2.) Permainan Tentang Koding

Terkadang menulis baris demi baris dalam coding memang membosankan.

Jadi, kalau kamu sedang merasa bosang, cobalah beberapa coding games yang ada diluar sana.

FreeCodeCamp.org menyediakan perombakan kode yang kompleks menjadi lebih sederhana dan lebih mudah untuk dipelajari.

Dan juga di Code.org kamu bisa bermain minecraft namun masih ada keterkaitannya dengan coding.

Selanjutnya dan juga favorit saya adalah codingame.com, codingame membuat kamu menulis kode sambil bermain game interaktif yang selain bisa meningkatkan pengetahuan tetapi bisa juga untuk membuang rasa bosan.

Sebenarnya website-website seperti ini disusun untuk anak-anak membiasakan diri dengan kode, tapi yaaa ga ada larangan buat kita juga kan hahaha.

3.) Perbanyak Projek Pribadi

Bukti nyata bahwa kamu bisa coding ya dengan memperlihatkan website, aplikasi atau software yang kamu buat sendiri. 

Perbanyaklah projek pribadimu kalau bisa sampai publish dan bisa diakses orang-orang, project-project ini akan sangat berguna apalagi dalam mencari pekerjaan.

Projekmu tidak perlu besar dan susah dibuat, project kecil pun yang penting berfungsi menurut saya sudah cukup.

Akhir Kata

Itulah beberapa langkah agar kamu bisa memulai belajar coding walaupun tidak memiliki pengalaman sama sekali.

Di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, rasanya setiap aspek dan bidang kehidupan sudah dimasuki atau sementara dimasuki oleh yang namanya teknologi. Teknologi berkembang disana- sini, jangan takut belajar coding dan segeralah mulai!

Apabila apa yang saya tulis diatas ada kesalahan saya mohon maaf dan mohon perbaikanya di kolom komentar, kamu juga bisa menceritakan dan menambahkan tips untuk belajar coding dibawah. 

Jangan lupa share artikel ini ke teman-temanmu ya, bye.